• Change
Bike Tire Size
CIRCLE, RIGHT, X, UP, RIGHT, X, L1, SQUARE
Aggressive
Drivers
SQUARE, SQUARE, R1, X, X, L1, CIRCLE, CIRCLE
All Green Lights
TRIANGLE, TRIANGLE, R1, SQUARE, SQUARE, L1, X, X
All Vehicles Chrome
Plated
TRIANGLE, R1, L1, DOWN, DOWN, R1, R1, TRIANGLE
Black Cars
CIRCLE, CIRCLE, R1, TRIANGLE, TRIANGLE, L1, SQUARE, SQUARE
Bobble Head
World
DOWN, DOWN, DOWN, CIRCLE, CIRCLE, X, L1, R1
Cars Drive On Water
CIRCLE, X, DOWN, CIRCLE, X, UP, L1, L1
Clear Wanted Level
L1, L1,
TRIANGLE, R1, R1, X, SQUARE, CIRCLE
Clear Weather
UP, DOWN, CIRCLE,
UP, DOWN, SQUARE, L1, R1
Commit Suicide
L1, DOWN, LEFT, R1, X, CIRCLE,
UP, TRIANGLE
Destroy All Cars
L1, L1, LEFT, L1, L1, RIGHT, X, SQUARE
Display
Game Credits
L1, R1, L1, R1, UP, DOWN, L1, R1
Faster Clock
L1,
L1, LEFT, L1, L1, RIGHT, CIRCLE, X
Faster Gameplay
R1, R1, L1, R1, R1,
L1, DOWN, X
Foggy Weather
UP, DOWN, TRIANGLE, UP, DOWN, X, L1, R1
Full
Armor (Blue Bar)
L1, R1, CIRCLE, L1, R1, X, L1, R1
Full Health
(Red Bar)
L1, R1, X, L1, R1, SQUARE, L1, R1
Have Girls Follow You
DOWN, DOWN, DOWN, TRIANGLE, TRIANGLE, CIRCLE, L1, R1
Money Cheat
($250,000)
L1, R1, TRIANGLE, L1, R1, CIRCLE, L1, R1
Never Wanted
L1,
L1, TRIANGLE, R1, R1, X, SQUARE, CIRCLE
Overcast Weather
UP, DOWN, X,
UP, DOWN, TRIANGLE, L1, R1
Pedestrians Attack You
L1, L1, R1, L1, L1,
R1, UP, TRIANGLE
Pedestrians Have Weapons
R1, R1, L1, R1, R1, L1,
RIGHT, CIRCLE
Pedestrians Riot
L1, L1, R1, L1, L1, R1, LEFT, SQUARE
Perfect
Traction
L1, UP, LEFT, R1, TRIANGLE, CIRCLE, DOWN, X
Rainy Weather
UP, DOWN, SQUARE, UP, DOWN, CIRCLE, L1, R1
Raise Media Attention
L1,
UP, RIGHT, R1, TRIANGLE, SQUARE, DOWN, X
Raise Wanted Level
L1, R1,
SQUARE, L1, R1, TRIANGLE, L1, R1
Random Ped Outfit
L1, L1, LEFT, L1,
L1, RIGHT, SQUARE, TRIANGLE
Slower Gameplay
R1, TRIANGLE, X, R1,
SQUARE, CIRCLE, LEFT, RIGHT
Spawn Rhino
L1, L1, LEFT, L1, L1, RIGHT,
TRIANGLE, CIRCLE
Spawn Trashmaster
TRIANGLE, CIRCLE, DOWN, TRIANGLE,
CIRCLE, UP, L1, L1
Sunny Weather
L1, L1, CIRCLE, R1, R1, SQUARE,
TRIANGLE, X
Upside Down Gameplay
DOWN, DOWN, DOWN, X, X, SQUARE, R1,
L1
Upside Up Gameplay
X, X, X, DOWN, DOWN, RIGHT, L1, R1
Weapon
Set 1
UP, SQUARE, SQUARE, DOWN, LEFT, SQUARE, SQUARE, RIGHT
Weapon Set
2
UP, CIRCLE, CIRCLE, DOWN, LEFT, CIRCLE, CIRCLE, RIGHT
Weapon Set 3
UP, X, X, DOWN, LEFT, X, X, RIGHT
White Cars
X, X, R1, CIRCLE,
CIRCLE, L1, TRIANGLE, TRIANGLE
Sabtu, 22 Februari 2014
Latihan Perang China Lewati Selat Sunda, di Balik Protes Singapura?
Aksi provokatif tiga negara tetangga pada Indonesia adalah terstruktur dengan rapi dan satu komando. Tujuan ketiga negara itu dalam satu koridor kerjasama pertahanan yang saling mendukung sesuai piagam Commonwealth atau persemakmuran. Memang ada teori "kebetulan" dalam pandangan awam ketika Australia menggebah pencari suaka ke wilayah Indonesia. Atau munculnya sekoci berwarna oranye di perairan selatan, kemudian Singapura tiba tiba melakukan protes penamaan KRI Usman Harun. Bersahutan kemudian dengan pembakaran kapal nelayan asal Papua di perairan Papua Nugini.
Setelah Malaysia gagal melakukan tugasnya dengan baik, tiga negara lain yang sesama bertuan pada Ratu Elisabeth di Buckingham mengambil alih. Yang menjadi pertanyaan dan seolah tidak terpikirkan oleh masyarakat Indonesia adalah: "Apakah ada skenario kebetulan-kebetulan yang bukan merupakan sebuah kebetulan?"
Pertama, pemberian nama Kapal Perang Indonesia sebagai KRI Usman Harun sebenarnya tidak seketika, perlu waktu dan sejak awal pembangunan kapal sudah dirumuskan. Lalu diputuskan tepatnya pada 12 Desember 2012 setelah melalui diskusi yang panjang. Singapura sebenarnya sejak awal juga sudah tahu, lalu mengapa mempermasalahkannya saat ini?
Kedua, Australia yang mengalami pergantian tampuk pimpinan, sejak Tony Abbott menjadi Perdana Menteri memang terlihat bertolak belakang dengan Kevin Rudd atau Julia Gillard. Namun Abbott tidak punya pilihan selain memainkan perannya, setidaknya sampai misi terselesaikan. Sampai jelas siapa yang menjadi koleganya di Jakarta.
Ketiga, Papua Nugini yang selama ini nyaris tidak pernah tercetak dalam berita di koran-koran Indonesia, yang tidak ingin belahan barat Cendrawasih lebih makmur, hanya memainkan peran yang jadi bagian mereka. Kenapa mereka melakukan aksi yang sadis disaat sekarang? (Terkait pembakaran kapal nelayan asal Merauke oleh tentara Papua Nugini)
Keempat, Indonesia sedang menjalani proses pergantian kepala negara dan akan menghadapi pemilu parlemen dalam tahun ini. Ini adalah tahun yang krusial dan menentukan bagi Indonesia dan kawasan. Pemimpin Indonesia terpilih adalah yang paling "berkuasa dan menentukan" di Asia Tenggara serta berpengaruh di Asia Pasifik, situasi politik Indonesia akan menjadi hitungan kebijakan politik luar negeri setiap pemerintahan, khususnya kawasan Pasifik. Sekali lagi… ini bukan narsisme, ini adalah kenyataan tentang bagaimana dunia memandang posisi Indonesia sejak jaman Bung Karno.
Senin, 04 November 2013
are ufo real?
No one knows are ufo real but they say are UFO real? i have some picture of ufo sighting
there are some of ufo sighting and i have some game that’s in the game there are ufo shoot a big laser the name of the game is the last driver we have to shoot the zombie avoid the ufo,t-rex,big rock,yeti
did you know what is the meaning of ufo ....... the meaning of ufo is:un identificly flying object
some people say ever meet some ufo or the ufo bring a people to fly with ufo i think i don’t think that ufo real what do you say is ufo real or not real fact or faked? your own your own
i don’t belive that ufo is real because we seen ufo as:satelite,bird or insect,meteor,cloud,electron do you ever hear roswell? if you ever hear roswell do you know what is roswell? roswell is the place that the first time ufo came in the world if you want to know what is ufo realy is................. the answer is study
Sabtu, 02 November 2013
PINDAD SIAP LUNCURKAN TANK SDS (APC)
Pindad meluncurkan prototipe kendaraan lapis baja angkut personil (APC) beroda track pertamanya. Secara fisik, tank medium yang disebut sebagai "SBS" ini sudah jadi, namun secara teknis baru setengahnya. Saat ini SBS masuk dalam tahap pematangan prototipe di litbang, dan ketika pekerjaan sudah rampung selanjutnya akan disertifikasi di Kemenhan.
SBS berdimensi panjang 5,68 meter, lebar 2,77 meter dan tinggi 1,97 meter. Berat kosong 10 ton, berat tempur 13 ton dan membawa 10 kru. Suspensi terdiri dari lima roadwhweel kecil dengandrive sprocket di depan dan idler pada bagian belakang. SBS dimotori dengan mesin diesel 6 silinder berpendingin cair yang memiliki kekuatan 250 hp dengan rasio 20 hp/ton. Mampu berlari di kecepatan 70 km dengan jangkauan terjauh 400 km dan kapasitas bahan bakar 400 liter. Untuk perlindungan, SBS menggunakan baja dengan ketebalan 10 mm.
Selain SBS, Indonesia dan Turki saat International Defence Industries Fair (IDEF) ke-11 di Istambul, Turki, juga menandatangani kerjasama untuk mengembangkan tank ringan dan medium. Dua perusahaan dalam negeri yaitu PT Pindad dan PT LEN akan bekerjasama dengan FNSS Defence System dan ASELSAN Turki untuk mengembangkannya. Namum diproyeksi produk tank asli buatan Pindad akan selesai lebih awal.
Slow but sure, kedua negara saat ini masih dalam tahap mendesain prototipe. Setelah prototipe jadi, selanjutnya akan diproduksi secara massal untuk militer kedua negara. Rencananya desain tank RI-Turki ini akan diluncurkan pada tahun depan dengan target pembangunan 3 hingga 5 tahun. Dilaporkan juga bahwa desainnya sudah akan rampung sebelum 2013 berakhir dan prototipe akan diluncurkan tahun depan.
Sebelumnya Pindad dikabarkan berencana untuk memproduksi tank ringan/menengah berdasarakan tank Alvis Scorpion CVRT dan Rheinmettal Marder IFV, tidak diketahui apakah kerjasama dengan Turki ini akan mempengaruhi desain awalnya.
Selain tank, Pindad juga mengembangkan panser Anoa versi Amfibi. Saat ini panser masih tahap uji coba di sungai dan danau. Di masa depan, panser Anoa akan mampu turun dari kapal perang di atas laut. Ini merupakan usaha meningkatkan kemampuan panser Anoa, dan menjadi kendaraan amfibi merupakan tahap pertama dari peningkatan kemampuan Anoa.
Anggaran modernisasi dan perawatan alutsista TNI hingga akhir tahun 2014 tercatat Rp 99 triliun, dan Kemenhan sendiri dikabarkan masih membutuhkan tambahan sebanyak Rp 57 triliun. Prioritas penambahan alutsista TNI saat ini adalah alutsista bergerak (tank, pesawat) sedangkan alutsista tak bergerak adalah radar.
[Foto:Detik]
Semua memiliki fungsi masing-masing, MBT, tank ringan/medium atau angkut personil masing-masing mempunyai fungsi dan misi tertentu. Kehadiran MBT tidak berarti meniadakan keberadaan tank ringan/medium, karena semuanya komplementer. Tidak juga berkaca dari AS, karena kebutuhan setiap militer negara bisa berbeda, saat ini US Army malah mengidamkan tank medium/ringan baru untuk misi-misi gerak cepat mereka.
Sabtu, 19 Oktober 2013
Singapura Berencana Mengakuisisi F-35B
Diambil dari Artelieri
Posted by Efran SyahSaturday, October 19, 2013 0 comments

Dalam sebuah wawancara panjang dengan Defense Writer Group pada Juli lalu, Komandan Angkatan Udara Amerika Serikat wilayah Pasifik, Jenderal Herbert J. "Hawk" Carlisle ditanya mengenai minat Singapura untuk pesawat tempur F-35. Carlisle mengatakan:
"Saya sudah berbicara dengan CDF mereka (Chief of Defence Force Singapura, Letnan jenderal Ng Chee Meng). Saya berada di Singapura. Singapura memutuskan untuk membeli model B (F-35B) varian STOVL. Tapi saya tidak tahu mereka akan menganggarkannya darimana. Saya tahu keputusan itu telah dibuat dan itulah sebabnya mereka menjadi bagian dari program (program F-35) ini, tapi saya tidak tahu darimana mereka akan menganggarkannya."
Bagian dari wawancara itu sebagian besar luput dari perhatian media yang meliput acara tersebut sebagai cakupan pemusatan perhatian pada rencana Angkatan Udara AS untuk poros Pasifik. Jika Jenderal Carlisle benar, berarti Singapura akan menjadi pengguna keempat F-35B, setelah Korps Marinir Amerika Serikat, Inggris, dan Italia. F-35B adalah sebutan untuk F-35 yang memiliki kemampuan short take-off and vertical-landing (STOVL) atau lepas landas pendek dan mendarat secara vertikal.
Sebuah negara kecil padat penduduk yang terletak di ujung selatan Semenanjung Malaya, Singapura berada di choke point bersama dengan Malaysia dan Indonesia di sepanjang jalur laut penting dunia. Pelabuhan lautnya menjadi sumber booming-nya ekonomi Singapura, sedangkan Bandara Internasional Changi sudah terkenal fungsinya di dunia sebagai penghubung penting bagi wisatawan Asia ke seluruh dunia dan sebaliknya. Dengan luas total hanya 710.2 km persegi, namun Singapura mampu membangun militer yang kuat, bahkan dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Asia.
Singapura bergabung dengan program JSF (F-35) pada bulan Februari 2003 sebagai Security Cooperative Participant (SCP). Sebagai SCP, Singapura diyakini mampu mengeksplor F-35 untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya sekaligus membentuk kantor programnya sendiri. Meski demikian, awal ketertarikan Singapura pada varian STOVL F-35 baru muncul pada 2011, ketika Rolls-Royce mengungkapkan bahwa Singapura meluncurkan studi yang bertujuan untuk mempertimbangkan akuisisi F-35B.
Amerika Serikat dan Australia memiliki hubungan pertahanan yang erat dengan Singapura, tidak mengherankan jika Singapura akan mengikuti jejak mereka untuk mengoperasikan F-35 bersama dengan Jepang (dan mungkin juga Korea Selatan). Pesawat ini dilengkapi network-enabled capability dan integrated sensor suite, yang pastinya akan memudahkan operasi gabungan dengan sekutu-sekutu pengguna F-35 di wilayah manapun.
Terkenal tertutup dalam masalah militer, pejabat pertahanan di Singapura telah membantah rumor tentang minat mereka pada F-35B. Namun, Menteri Pertahan Ng Eng Hen sebelumnya beberapa kali mencatatkan bahwa Singapura tengah mengevaluasi F-35 untuk dijadikan pesawat tempur berikutnya bagi Angkatan Udara (RSAF), namun belum ada keputusan yang dibuat.
Tentu saja F-35B bagi Singapura akan menjadi pilihan yang sangat patut dipertimbangkan. Pesawat yang mudah digunakan dan mampu lepas landas dari landasan pacu 168 m akan memastikan RSAF mampu melakukan operasi udara dengan cepat dan cepat dalam merespon serangan pertama musuh. Kemampuan seperti ini tentu akan membuat sulit perhitungan musuh untuk melakukan serangan pertama pada Singapura.
Dengan munculnya pengumuman baru oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong yang menyatakan bahwa dalam waktu dekat Singapura akan menutup tiga basis tempur taktis untuk digunakan sebagai perumahan dan industri (akibat minimnya tanah), berarti hanya tinggal Pangkalan Udara Tengah di barat dan Pangkalan Udara Changi di timur, sebelah bandara internasional Singapura di timur Singapura, sebagai rumah bagi pesawat-pesawat tempur RSAF. Kedua pangkalan udara itu rencanaya akan diperluas dan di upgrade agar bisa menampung relokasi pesawat-pesawat RSAF dan unit yang saat ini berbasis di Paya Lebar.
Dengan berkurangnya jumlah landasan pacu di Singapura, memiliki aset tempur udara seperti F-35B STOVL tentu akan menjadi solusi yang bijak bagi pemikiran perencana pertahanan Singapura. Ini akan menjadi salah satu faktor yang pastinya akan dipertimbangkan. Dan upgrade kedua basis tempur diatas kemungkinan akan mencakup pembangunan lapisan termal "lilypads" yang akan memungkinkan F-35B mendarat secara vertikal tanpa gas buang panas dari knalpotnya merusak aspal (landasan). Baca juga : Ketika F-35 Terlalu Panas untuk DiterbangkanSingapura biasanya tidak mentok pada pembelian pertama, akan adabatch-batch pembelian tambahan
Meskipun telah menyebut F-35 sebagai pesawat yang cocok untuk modernisasi armada tempur udara RSAF, namun Ng juga mengatakan bahwa Singapura tidak terburu-buru mengambil keputusan. Dengan armada yang tempur udara yang relatif muda dan canggih seperti F-15 dan F-16 saat ini, Departemen Pertahanan Singapura akan lebih cenderung melihat beberapa aspek kematangan dari program JSF sebelum melakukan sesuatu yang disebut sebagai pembelian termahal dalam sejarah pertahanan Singapura.
RSAF saat ini mengoperasikan 60 Lockheed MArtin F-16C/D Fightng Falcon bersama dengan 24 Beoing F-15SG Eagles. Telah dilaporkan juga di beberapa media dan diperkuat foto-foto dari latihan tempur Maple Flag baru-baru ini di Kanada bahwa Singapura sudah menerima tambahan F-15SG yang belum/tidak diumumkan. Kemungkinan pesawat-pesawat ini akan menggantikan pesawat pencegat Northrop F - 5S/T Tiger II yang satu atau dua tahun kedepan akan pensiun.
Beberapa waktu lalu Singapura juga mengumumkan bahwa F-16 RSAF akan menjalani upgradeMid-Life, yang setidaknya akan menjaga umurnya hingga 2020. Jangka waktu yang cukup bagi RSAF untuk memperkenalkan F-35 dalam layanannya. Dan lagi untuk urusan alat pertahanan, Singapura biasanya tidak mentok pada pembelian pertama, akan ada batch-batch pembelian tambahan dan analis meyakini jika memang Singapura jadi membeli F-35 maka kemungkinan pembelian itu bukan menjadi pembelian yang terakhir. Dan jika perencana pertahanan Singapura menilai F-35B memiliki keterbatasan payload (muatan), manuver dan lainnya karena untuk mempertahankan kemampuan STOVL-nya, maka tidak salah berspekulasi bahwa Singapura akhirnya akan memilih F-35A CTOL (lepas dan landas dan mendarat biasa/konvensional).
[Foto: Lockheed Martin]
Bagian dari wawancara itu sebagian besar luput dari perhatian media yang meliput acara tersebut sebagai cakupan pemusatan perhatian pada rencana Angkatan Udara AS untuk poros Pasifik. Jika Jenderal Carlisle benar, berarti Singapura akan menjadi pengguna keempat F-35B, setelah Korps Marinir Amerika Serikat, Inggris, dan Italia. F-35B adalah sebutan untuk F-35 yang memiliki kemampuan short take-off and vertical-landing (STOVL) atau lepas landas pendek dan mendarat secara vertikal.
Sebuah negara kecil padat penduduk yang terletak di ujung selatan Semenanjung Malaya, Singapura berada di choke point bersama dengan Malaysia dan Indonesia di sepanjang jalur laut penting dunia. Pelabuhan lautnya menjadi sumber booming-nya ekonomi Singapura, sedangkan Bandara Internasional Changi sudah terkenal fungsinya di dunia sebagai penghubung penting bagi wisatawan Asia ke seluruh dunia dan sebaliknya. Dengan luas total hanya 710.2 km persegi, namun Singapura mampu membangun militer yang kuat, bahkan dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Asia.
Singapura bergabung dengan program JSF (F-35) pada bulan Februari 2003 sebagai Security Cooperative Participant (SCP). Sebagai SCP, Singapura diyakini mampu mengeksplor F-35 untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya sekaligus membentuk kantor programnya sendiri. Meski demikian, awal ketertarikan Singapura pada varian STOVL F-35 baru muncul pada 2011, ketika Rolls-Royce mengungkapkan bahwa Singapura meluncurkan studi yang bertujuan untuk mempertimbangkan akuisisi F-35B.
Amerika Serikat dan Australia memiliki hubungan pertahanan yang erat dengan Singapura, tidak mengherankan jika Singapura akan mengikuti jejak mereka untuk mengoperasikan F-35 bersama dengan Jepang (dan mungkin juga Korea Selatan). Pesawat ini dilengkapi network-enabled capability dan integrated sensor suite, yang pastinya akan memudahkan operasi gabungan dengan sekutu-sekutu pengguna F-35 di wilayah manapun.
Terkenal tertutup dalam masalah militer, pejabat pertahanan di Singapura telah membantah rumor tentang minat mereka pada F-35B. Namun, Menteri Pertahan Ng Eng Hen sebelumnya beberapa kali mencatatkan bahwa Singapura tengah mengevaluasi F-35 untuk dijadikan pesawat tempur berikutnya bagi Angkatan Udara (RSAF), namun belum ada keputusan yang dibuat.
Tentu saja F-35B bagi Singapura akan menjadi pilihan yang sangat patut dipertimbangkan. Pesawat yang mudah digunakan dan mampu lepas landas dari landasan pacu 168 m akan memastikan RSAF mampu melakukan operasi udara dengan cepat dan cepat dalam merespon serangan pertama musuh. Kemampuan seperti ini tentu akan membuat sulit perhitungan musuh untuk melakukan serangan pertama pada Singapura.
Dengan munculnya pengumuman baru oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong yang menyatakan bahwa dalam waktu dekat Singapura akan menutup tiga basis tempur taktis untuk digunakan sebagai perumahan dan industri (akibat minimnya tanah), berarti hanya tinggal Pangkalan Udara Tengah di barat dan Pangkalan Udara Changi di timur, sebelah bandara internasional Singapura di timur Singapura, sebagai rumah bagi pesawat-pesawat tempur RSAF. Kedua pangkalan udara itu rencanaya akan diperluas dan di upgrade agar bisa menampung relokasi pesawat-pesawat RSAF dan unit yang saat ini berbasis di Paya Lebar.
Dengan berkurangnya jumlah landasan pacu di Singapura, memiliki aset tempur udara seperti F-35B STOVL tentu akan menjadi solusi yang bijak bagi pemikiran perencana pertahanan Singapura. Ini akan menjadi salah satu faktor yang pastinya akan dipertimbangkan. Dan upgrade kedua basis tempur diatas kemungkinan akan mencakup pembangunan lapisan termal "lilypads" yang akan memungkinkan F-35B mendarat secara vertikal tanpa gas buang panas dari knalpotnya merusak aspal (landasan). Baca juga : Ketika F-35 Terlalu Panas untuk DiterbangkanSingapura biasanya tidak mentok pada pembelian pertama, akan adabatch-batch pembelian tambahan
Meskipun telah menyebut F-35 sebagai pesawat yang cocok untuk modernisasi armada tempur udara RSAF, namun Ng juga mengatakan bahwa Singapura tidak terburu-buru mengambil keputusan. Dengan armada yang tempur udara yang relatif muda dan canggih seperti F-15 dan F-16 saat ini, Departemen Pertahanan Singapura akan lebih cenderung melihat beberapa aspek kematangan dari program JSF sebelum melakukan sesuatu yang disebut sebagai pembelian termahal dalam sejarah pertahanan Singapura.
RSAF saat ini mengoperasikan 60 Lockheed MArtin F-16C/D Fightng Falcon bersama dengan 24 Beoing F-15SG Eagles. Telah dilaporkan juga di beberapa media dan diperkuat foto-foto dari latihan tempur Maple Flag baru-baru ini di Kanada bahwa Singapura sudah menerima tambahan F-15SG yang belum/tidak diumumkan. Kemungkinan pesawat-pesawat ini akan menggantikan pesawat pencegat Northrop F - 5S/T Tiger II yang satu atau dua tahun kedepan akan pensiun.
Beberapa waktu lalu Singapura juga mengumumkan bahwa F-16 RSAF akan menjalani upgradeMid-Life, yang setidaknya akan menjaga umurnya hingga 2020. Jangka waktu yang cukup bagi RSAF untuk memperkenalkan F-35 dalam layanannya. Dan lagi untuk urusan alat pertahanan, Singapura biasanya tidak mentok pada pembelian pertama, akan ada batch-batch pembelian tambahan dan analis meyakini jika memang Singapura jadi membeli F-35 maka kemungkinan pembelian itu bukan menjadi pembelian yang terakhir. Dan jika perencana pertahanan Singapura menilai F-35B memiliki keterbatasan payload (muatan), manuver dan lainnya karena untuk mempertahankan kemampuan STOVL-nya, maka tidak salah berspekulasi bahwa Singapura akhirnya akan memilih F-35A CTOL (lepas dan landas dan mendarat biasa/konvensional).
[Foto: Lockheed Martin]
Sabtu, 12 Oktober 2013
RI-Belanda Kerjasama Pertahanan
ARTILERI
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro, menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Kerajaan Belanda Jeanine Hennis-Plasschaert di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2013.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro, menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Kerajaan Belanda Jeanine Hennis-Plasschaert di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2013.
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral kedua negara khususnya di bidang pertahanan secara lebih konkrit dan saling menguntungkan. Peningkatan kerjasama pertahanan tersebut mencakup berbagai bidang antara lain kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan, seminar dan program kunjungan antar pejabat militer kedua negara. Kerjasama tersebut diharapkan akan mengakomodasi peningkatan komunikasi dan interaksi antar kedua Angkatan Bersenjata.
Kerjasama pertahanan lainnya adalah di bidang pengadaan peralatan pertahanan. Kerjasama pada sektor pengadaan peralatan pertahanan dan industri pertahanan menjadi salah satu agenda penting di mana kedua negara telah bekerjasama selama bertahun-tahun.
Selain membicarakan peningkatan kerjasama kedua negara, dalam pertemuan bilateral tersebut kedua Menhan juga membahas dan saling bertukar pandangan mengenai situasi keamanan internasional dan regional saat ini guna saling berbagi pengalaman tentang bagaimana menangani tantangan-tantangan keamanan tersebut.
Kerjasama pertahanan lainnya adalah di bidang pengadaan peralatan pertahanan. Kerjasama pada sektor pengadaan peralatan pertahanan dan industri pertahanan menjadi salah satu agenda penting di mana kedua negara telah bekerjasama selama bertahun-tahun.
Selain membicarakan peningkatan kerjasama kedua negara, dalam pertemuan bilateral tersebut kedua Menhan juga membahas dan saling bertukar pandangan mengenai situasi keamanan internasional dan regional saat ini guna saling berbagi pengalaman tentang bagaimana menangani tantangan-tantangan keamanan tersebut.
Bersamaan dengan kunjungan Menhan Belanda tersebut, dalam rangka meningkatkan kerjasama pertahanan Indonesia-Belanda, Kementerian Pertahanan dari kedua negara menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang Kerjasama Pertahanan. LoI ditandangani oleh Dirjen Strahan Kemhan RI Mayjen TNI Sonny E.S. Prasetyo mewakili Kementerian Pertahanan Indonesia dengan Principal Director of General Policy Affairs Wim Bargerbos mewakili Kementerian Pertahanan Kerajaan Belanda dan disaksikan oleh Menhan dari kedua negara.
Selain pertemuan bilateral dengan Menhan RI, selama kunjungannya ke Indonesia kali ini Menhan Belanda juga dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa Universitas Pertahanan serta mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Bogor. Menhan Belanda juga dijadwalkan akan mengunjungi PT. PAL Indonesia (Persero) di Surabaya, Kamis, 10 Oktober 2013.
Menyesal Batalkan Penjualan Tank Leopard
Dalam pertemuannya dengan Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menhan Belanda Jeanine Hennis-Plasschaert menyesalkan dibatalkannya rencana penjualan tank Leopard ke Indonesia pada 2011 silam. Menurut Plasschaert, pendahulunya mengalami waktu sulit ketika menghadapi masalah itu, bahkan dirinya tak mau kejadian seperti ini terulang kembali.
"Kalau kita bicara kerja sama dan ‘partnership’. Hal ini tidak boleh lagi terjadi ke depan. Saya sudah diskusikan ke Menhan bahwa demokrasi adalah jalan yang bergejolak. Kita semua harus sepakat dengan parlemen jadi secara khusus saya menyesal atas apa yang terjadi soal tank," katanya.
Pada 2011, parlemen Belanda menolak rencana penjualan sejumlah tank Leopard ke Indonesia karena TNI dinilai rawan melanggar hak asasi manusia. Namun demikian, Plasschaert mengatakan penyesalan tersebut tidak lantas dapat diartikan bahwa Belanda akan kembali memproses penjualan tank ke Indonesia. "Tidak ada deal yang spesifik saat ini. Saya tak bisa memohonkan maaf atas proses demokrasi yang terjadi," ucapnya.
Ia pun menyesal karena peristiwa penolakan penjualan tank ke Indonesia tidak menguatkan hubungan kedua negara. "Saya menghargai kerja sama kedua negara. Tetapi merevisi keputusan atas (pembatalan penjualan) tank itu tak akan memberangus hubungan Indonesia-Belanda," tegasnya.
Sabtu, 05 Oktober 2013
DIRGAHAYU TNI KE 68
Hari ini TNI kebanggaan bangsa Indonesia genap berusia 68 tahun. Untuk ukuran manusia 68 tahun merupakan usia yang sudah matang dalam kehidupan dunia. Demikian juga TNI dengan segala keterbatasannya terus memperbarui Alutsista dan profesionalisme para prajurit.
Kami bangga TNI masih kokoh dan disegani di Asia Pasifik bahkan Kopasus termasuk jajaran elit dunia yang kemampuan individunya terhebat kedua didunia ini. Tentunya rakyat Indonesia sangat berharap agar TNI tetap solid dan mampu menangkal setiap ancaman negara asing ke wilayah Indonesia.
Provokasi yang dilakukan oleh negara-negara yang ingin mengeruk kekayaan negara kita bisa dihalau dengan gagah berani. Pessawat Sukhoi andalan Indonesia telah dilengkapi dengan bom buatan negeri sendiri. Apalagi LAPAN sekarang sedang mengembangkan roket jarak jauh yang bisa menjangkau 5000 km.
Sudah selayaknya kita sebagai bangsa yang satu jangan lagi mengobok-obok TNI sebagai institusi seperti kejadian yang telah silam karena hanya akan melemahkan kekuatan diri sendiri. Marilah kita bersatu padu untuk membangun negeri ini.
Dirgahayu TNI!!! Semoga TNI Kuat maka Indonesia Jaya
Kami bangga TNI masih kokoh dan disegani di Asia Pasifik bahkan Kopasus termasuk jajaran elit dunia yang kemampuan individunya terhebat kedua didunia ini. Tentunya rakyat Indonesia sangat berharap agar TNI tetap solid dan mampu menangkal setiap ancaman negara asing ke wilayah Indonesia.
Provokasi yang dilakukan oleh negara-negara yang ingin mengeruk kekayaan negara kita bisa dihalau dengan gagah berani. Pessawat Sukhoi andalan Indonesia telah dilengkapi dengan bom buatan negeri sendiri. Apalagi LAPAN sekarang sedang mengembangkan roket jarak jauh yang bisa menjangkau 5000 km.
Sudah selayaknya kita sebagai bangsa yang satu jangan lagi mengobok-obok TNI sebagai institusi seperti kejadian yang telah silam karena hanya akan melemahkan kekuatan diri sendiri. Marilah kita bersatu padu untuk membangun negeri ini.
Dirgahayu TNI!!! Semoga TNI Kuat maka Indonesia Jaya
Langganan:
Postingan (Atom)
